Satu lagi “harta berharga” milik bangsa Indonesia
MASRURI RAHMAN, PECATUR DUNIA.
Putra kelima dari 6 bersaudara pasangan Mudhakir Rahman (53) dan Kasem (42) ini tidak pernah membayangkan hobi yang ditekuninya bakal mengantarkannya menjadi juara catur tingkat ASEAN. Akhir April ini Masruri Rahman (11) yang tercatat sebagai siswa kelas 5 SDN XII Cempaka Baru, Jakarta, mengikuti pertandingan catur tingkat dunia di Yunani.
1. Diajari AYAH
Ketertarikan Masruri pada catur berawal dari seringnya melihat sang ayah bermain. Ayahnya memang hobi main catur sebagai hiburan selepas menarik bajaj. Saking seringnya mengamati orang bermain catur, lambat laun tumbuh keinginan untuk mencoba sendiri. Beruntung sang ayah bersedia mengajarkan. Jadilah sejak usia 7 tahun, Masruri terjun menekuni permainan yang membutuhkan kemampuan berstrategi ini. Ternyata Masruri memang berbakat.
Sang ayah tidak mengajarinya secara khusus, melainkan hanya di sela-sela waktu istirahatnya di malam hari. Sementara untuk mengasah kemampuannya, Masruri kerap mengajak kakak-kakaknya bertanding catur. Salah seorang kakaknya, Nicolas Rahman, memang seorang pecatur.
Tak puas dengan itu, Masruri kerap menantang para tetangga yang umurnya jauh lebih tua. Orangtuanya tak melarang malah memberi dukungan. Menurut sang ibu, cara seperti itu dapat melatih keberanian Masruri. Harapannya, sang putra tidak grogi saat mengikuti pertandingan. Read more …















